Setup Menus in Admin Panel

Bina Bangsa 99

Pertemuan Ahli ASEAN-Rusia Bahas Isu Bebas Nuklir hingga Illegal Fishing

detikNews-Jakarta – Pertemuan Kelompok Ahli ASEAN-Rusia ke-3 telah rampung dilakukan. Sejumlah pembahasan mengemuka, di antaranya adalah soal rekomendasi bebas nuklir hingga penangkapan ikan secara illegal (illegal fishing).

Berdasar keterangan pers dari Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Rusia yang diterima detikcom, Sabtu (9/4/2016), acara digelar di Moskow Russia, sedari 6 hingga 7 April 2016. Staf Khusus Menlu RI untuk Isu-isu Strategis, Duta Besar Djauhari Oratmangun menyampaikan soal isu-isu yang mengemuka dalam pembahasan.

“Kerja sama ekonomi dan perdagangan serta isu kawasan bebas senjata nuklir di Asia Tenggara merupakan isu-isu signifikan dalam kerja sama kemitraan ASEAN-Rusia yang perlu terus didorong di masa yang akan datang. Oleh karena itu, kerja sama perdagangan dan investasi maupun akses pasar produk-produk ASEAN, khususnya Indonesia, serta isu bebas nuklir di kawasan perlu dan penting untuk menjadi rekomendasi visioner di dalam Laporan Kelompok Ahli, terlebih dalam rangka menuju kemitraan strategis ASEAN-Rusia,” kata Djauhari yang juga Ketua Delegasi RI pada pertemuan ke-3 Kelompok Ahli ASEAN-Rusia ini.

Ada pula pembahasan cukup alot seperti konsep kesatuan keamanan, kerja sama keamanan maritim, isu Laut Tiongkk Selatan, dan Global Movement of Moderates. Meski alot, bahasan topik-topik itu bisa terselesaikan. Indonesia sendiri mengemukakan usulan peningkatan kerja sama berbagai hal, salah satunya pemberantasan illegal fishing.

“Usulan Indonesia lainnya terkait peningkatan kerja sama industri produk makanan, guna mendukung peningkatan nilai ekspor industri terkait ke Rusia serta pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal juga menjadi rekomendasi Kelompok Ahli ASEAN-Rusia yang kerja samanya perlu ditingkatkan lagi,” demikian pihak KBRI untuk Rusia menyampaikan lewat keterangan tertulis.

Sebelum ini, Kelompok Ahli ASEAN-Rusia telah digelar di Vientiane Vietnam dan di Siem Reap Kamboja. Dalam pertemuan ke-3 di Moskow, mereka sepakat menjajal pembentukan mekanisme pengawalan laporan Kelompok Ahli yang sudah membahas isu-isu yang mengemuka.

“Laporan dan Rekomendasi Kelompok Ahli akan diserahkan kepada para Kepala Negara/Pemerintahan pada saat KTT Peringatan 20 Tahun Kerja Sama Kemitraan ASEAN-Rusia di Sochi, Rusia, pada tanggal 19-20 Mei 2016,” tulis KBRI untuk Rusia.

Di sela pertemuan, Delegasi juga melakukan kunjungan ke Irkut Corporation, yakni perusahaan penerbangan yang memproduksi pesawat Su-30 Sukhoi dan pesawat jet penumpang seri MS-21. Ini dilakukan untuk menjajaki peningkatan kerja sama di bidang perhubungan.

(dnu/dnu)

Sumber: http://news.detik.com/berita/3183627/pertemuan-ahli-asean-rusia-bahas-isu-bebas-nuklir-hingga-illegal-fishing

April 9, 2016

0 Responses on Pertemuan Ahli ASEAN-Rusia Bahas Isu Bebas Nuklir hingga Illegal Fishing"

Leave a Message

© 2014 Yayasan Bina Bangsa 99. Rights Reserved